Berbahagialah


bayi mungil

Iman itu menghilangkan kegelisahan, dan menghapuskan kesedihan. Ia adalah teman orang-orang yang bertauhid, dan penghibur bagi orang-orang yang beribadah.

Ketahuilah, dengan berdzikir akan mewujudkan hati yang tenang, dosa-dosa akan dihapuskan, dan dengan zikir Allah SWT Yang Maha Mengetahui segala yang ghaib akan meridhainya, dengan zikir pula segala kesedihan akan lenyap.

Tinggalkanlah masa depan hingga dia datang, dan jangan pikirkan hari esok karena jika anda memperbaiki hari ini niscaya hari esok anda akan menjadi lebih baik.

Semesta ini diciptakan dalam keteraturan dan kerapian, maka hendaknya anda teratur dan rapi dalam pakaian anda, rumah anda, kantor dan kewajiban anda.

Hendaknya anda sering berjalan dan berolahraga, serta jauhilah rasa malas dan keengganan, dan jauhilah kekosongan dan kesia-siaan.

Hiduplah bersama Al-Quran dengan menghafalnya, membacanya, mendengarkannya, dan mentadabburinya, karena Al-Quran adalah obat yang paling manjur untuk menghilangkan kesedihan dan kegelisahan.

Perbanyaklah istighfar, karena bersama istighfar itu terdapat rezeki, jalan keluar, keturunan, ilmu yang bermamfaat, dimudahkannya urusan, dan dihapuskannya dosa-dosa.

Merasa puaslah dengan bentuk tubuh anda, potensi anda, pendapatan anda, keluarga anda, dan rumah anda, niscaya anda akan peroleh kedamaian dan kebahagiaan.

Jauhilah berburuk sangka, buanglah kesedihan dan imajinasi yang buruk serta pemikiran-pemikiran yang sakit.

Kebanyakan yang ditakuti itu tidak terjadi, kebanyakan dari kesulitan yang pernah didengar itu tidak terbukti, dan kepada Allah SWT terdapat segala kecukupan, Dialah yang menjaga, dan kepada-Nyalah kita meminta pertolongan.

Jangan temani orang-orang yang pembenci, buruk perangainya, dan orang-orang yang senang hasad, karena mereka adalah penyakit berbahaya bagi ruh, dan mereka adalah para pembawa kegelisahan hati serta yang mengantarkan kepada kesedihan.

Jagalah agar anda bertakbiratul ihram dalam jamaah, sering berada di masjid, dan biasakanlah diri anda untuk segera shalat, niscaya anda akan menemukan kebahagiaan.

Hati-hatilah agar jangan sampai berbuat dosa, karena dosa itu sumber kegelisahan dan kesedihan, dosa itu pula yang menjadi sebab bagi segala bencan, musibah dan masalah.

Murnikanlah tauhid anda terhadap Rabb anda, niscaya hati anda akan merasa lapang, karena sesuai dengan kadar kejernihan tauhid anda, dan kemurnian keikhlasan anda, disitu pula terletak kebahagiaan anda.

Hendaknya anda bersikap dermawan, karena hati orang yang dermawan itu amat lapang, dan perasaannya tenang. Sedangkan orang yang bakhil itu dadanya merasa sesak, hatinya gelap, dan jiwanya kering.

Berwajah cerahlah kepada orang lain niscaya anda akan meraih cinta mereka, dan berkata lembutlah kepada mereka niscaya mereka akan mencintai anda, dan bersikap tawadhulah kepada mereka niscaya mereka akan memuliakan anda.

Bacalah dengan tekun zikir-zikir yang perlu dibaca pada momen-momen tertentu, karena hal itu akan menjadi penjaga dan benteng anda. Dan didalamnya juga terdapat kelurusan dan petunjuk yang dapat memperbaiki hari anda.

Yakinlah bahwa orang-orang yang anda pergauli, seperti saudara, anak, istri, kerabat, dan teman pastilah tidak ada yang bersih dari cela. Oleh karena itu, tanamkanlah tekad dalam diri anda untuk menerima semua orang dengan apa adanya.

Di antara pintu-pintu kebahagiaan terbesar adalah doa kedua orangtua, maka dapatkanlah doa keduanya dengan berbakti kepada keduanya, sehingga doa keduanya menjadi benteng yang teguh bagi anda terhadap semua hal yang buruk.

Hindarilah berisik dan hiruk pikuk di rumah dan kantor anda. Karena diantara tanda kebahagiaan adalah ketenangan, kedamaian dan keteraturan.

Orang yang mempunyai adab yang mulia, cita rasa yang sehat, dan akhlak yang mulia, akan membahagiakan dirinya dan orang lain, serta mendapatkan ketenangan hati dan keadaan.

Ilmu pengetahuan itu akan menyinari hati, meluaskan jangkauan pandangan anda, dan membuka ufuk-ufuk jiwa anda, sehingga mengeluarkannya dari kesulitan, kegelisahan, dan kesedihannya.

Berbicara dengan teman akan menghilangkan kesedihan, humor yang polos itu menyenangkan hati, dan mendengarkan syair itu menghibur jiwa.

Kebahagiaan itu tidak terletak pada kedudukan, keturunan ataupun harta, namun terletak pada agama, ilmu pengetahuan, adab dan meraih cita-cita.

Allah-lah yang telah membebaskan anda dari kegelisahan kemarin, dan Dia pula yang akan membebaskan anda dari kegelisahan hari ini dan hari esok. Oleh karena itu, bertawakal lah kepada Allah. Dan jika Allah SWT bersama anda, maka siapa lagi yang perlu anda takuti ? Sedangkan jika Allah SWT murka kepadamu, maka kepada siapa lagi anda dapat berharap ?

Orang yang jiwanya bersih dengan ketakwaan, pemikiran-nya jernih dengan keimanan, dan akhlaknya tercetak dengan kebaikan, niscaya dia akan mendapatkan cinta Allah dan cinta manusia.

Tawa yang sederhana akan melapangkan jiwa, menguatkan hati, menghilangkan kebosanan, menggairahkan diri untuk bekerja, dan menjernihkan hati.

Sendirian itu lebih baik dari teman duduk yang jahat, dan teman yang saleh itu lebih baik dari sedirian. Terlalu banyak bergaul adalah bodoh, menggantungkan diri kepada manusia adalah tindakan konyol, dan memusuhi mereka adalah tindakan tidak bermamfaat.

Shalat berjamaah, menunaikan kewajiban, cinta kepada kaum muslimin, meninggalkan dosa, dan makan yang halal, adalah kebaikan dunia akhirat.

Jadikan kegembiraan sebagai kesyukuran, penderitaan sebagai ujian kesabaran, sikap diam untuk merenung, melihat untuk mengambil pelajaran, berbicara dalam rangka berzikir, hidup dalam rangka ketaatan, dan mati sebagai pemutus dari kejahatan.

Orang banyak bercanda (bergurau) akan dipandang remeh oleh manusia. Orang yang pelit akan dibenci, yang sabar dan toleran akan dihormati, yang gemar berbuat kebaikan akan dicintai, dan yang sering meminta-minta akan dijauhi.

Mahasuci Allah SWT yang telah menjadikan mulia bagi mereka yang merendahkan diri dihadapn-Nya, terhormat bagi yang meminta kepada-Nya, berkecukupan bagi yang memohon karunia-Nya, tinggi di mata manusia bagi yang menundukkan diri kepada zat-Nya, dan bahagia bagi yang pasrah kepada ketentuan Takdir-Nya.

Kenikmatan dunia hanyalah fatamorgana. Penderitaan atau musibah adalah penghapus dosa. Kemarahan adalah api yang menghanguskan. Waktu kosong adalah kerugian dan ibadah adalah perniagaan.

Jadikan sahabat sejatimu adalah pena, saluran penumpahan ide-idemu adalah tinta, teman bermainmu adalah buku, istanamu adalah rumahmu, dan simpanan kekayaanmu adalah tenaga atau masa sehatmu. Jangan hiraukan hal-hal yang telah berlalu. Kesalahan atau kekurangan terbesar kita adalah tidak pernah berjuang maksimal untuk mengisi hari-hari yang tengah kita jalani.

Kunci kebahagiaan yang paling murah menurut para ulama dan cendekiawan adalah menjauhi hal-hal yang tidak berguna dalam hidup. Orang yang paling bernilai dimata orang berilmu adalah yang mengasihi serta dikasihi orang lain.

Ilmu adalah pendamping dalam kesendirian, teman dalam keterasingan, pengiring di kala sepi, penunjuk kepada jalan kebenaran, penolong dalam kesempitan, dan tabungan kebaikan untuk kehidupan setelah mati.

Temukanlah keberuntungan dalam diam (tidak banyak bicara). Sesungguhnya orang yang lebih suka diam akan mulia dan dicintai manusia. Banyak kejelekan bersumber dari banyak bicara.

Menyendiri / uzlah (dalam rangka ketaatan kepada Allah swt.) akan membentengimu dari pendengki, pencela, orang sombong, penggunjing, dan yang suka membanggakan diri.

Jika jiwa dalam keadaan tenang maka datangnya fajar adalah laksana jalinan rambut yang indah, malam bagaikan rangkaian malam festival (perayaan). Selain itu semua orang akan terlihat menyenangkan dan tinggal di gubuk sederhana serasa di istana.

Rezekimu jauh lebih mengetahui tempat yang pantas begimu ketimbang pengetahuanmu tentang posisi yang pantas baginya. Rezekimu akan selalu mengiringimu laksana bayangan yang selalu mengikuti gerak tubuh. Engkau tidak akan meninggal sebelum seluruh rezeki yang ditakdirkan bagimu diberikan.

Istirahat hanya akan bermakna jika diawali dengan keletihan. Ketenangan hanya akan didapatkan setelah kerja keras. Kasih sayang orang lain hanya akan diperoleh dengan akhlak yang mulia.

Latihlah dirimu untuk selalu bangun pagi karena hal itu membawa keberkahan. Pada saat itu, lakukanlah kegiatan-kegiatan yang positif, seperti berzikir, membaca, menghafal, dan menelaah Al-Quran atau buku-buku, mengarang, atau berjalan-jalan santai keluar rumah.

Makan terlalu kenyang akan merusak kecerdasan. Banyak tidur berarti kegagalan dan banyak tertawa mematikan hati.

Banyak mengingat Allah swt. akan mendatangkan keridhaan-Nya, menenteramkan qalbu, menghalau setan, mengusir kesedihan, dan memperberat timbangan kebaikan di hari perhitungan.

Kejujuran membawa kepada ketenangan. Dusta membawa kepada kegelisahan. Perasaan malu adalah perisai hidup, ilmu adalah pembeda, kefasihan berbicara adalah perhiasan dan sikap diam adalah hikmah/kebijaksanaan.

Hal terindah di dunia adalah mencintai Allah swt.. Anugerah terbaik di surga adalah melihat Allah swt.. Bacaan yang paling bermamfaat adalah kitab Allah swt. Manusia termulia adalah Rasulullah saw..

Rasa aman adalah salah satu nikmat yang paling berharga. Sehatnya tubuh dicapai dengan sedikit makan, sehatnya jiwa dengan sedikitnya dosa, dan damainya hidup adalah dengan menjauhi amarah.

Diantara kenikmatan terbesar adalah terbebasnya jiwa dan raga dari penyakit dan tipu daya hawa nafsu. Jangan makan sebelum lapar, dan jangan tidur sebelum merasa letih.

Di antara mamfaat gemar membaca adalah lidah menjadi fasih, potensi akal semakin berkembang, hati semakin cemerlang, kecemasan dan kegelisahan berkurang, serta memperoleh ilmu dari berbagai penelitian dan hasil pengkajian yang dilakukan pengarang buku tersebut.

Di dunia ini terdapat sebuah surga yang jika seseorang belum memasukinya maka dia tidak akan dapat masuk ke dalam surga akhirat. Surga yang dimaksud adalah mengingat Allah SWT., menaati-Nya, mencintai-Nya, dan merindukan-Nya.

Berbuatlah dengan sebaik-baiknya, batasilah angan-angan, tunggulah datangnya ajal, hadapilah harimu yang sekarang, perhatikan urusanmu, kenali zaman yang sedang engkau jalani, serta peliharalah lidahmu.

Tidak ada yang lebih bermamfaat daripada buku. Tidak ada yang lebih dapat menyadarkan selain kuburan. Tidak ada yang lebih membawa sial dari melakukan maksiat. Tidak ada sikap hidup yang lebih mulia daripada zuhud, dan tidak ada yang memberi kepuasan kecuali sikap qana,ah.

Tindakan yang berlebihan meski dalam hal-hal yang diperbolehkan adalah tidak baik dan mengganggu. Hal itu laksana sikap berlebih-lebihan dalam berbicara, makan, tidur, bergaul, dan tertawa. Semuanya adalah sumber kesusahan.

Mengirimkan shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW. akan menghilangkan kesedihan dan penderitaan, mengobati hati yang luka, membukakan pintu ilmu, dan meraih keutamaan yang dijanjikan-Nya.
Dikutip dari buku berjudul "Berbahagialah" karangan Dr. Aidh Al-Qarni



Artikel Terkait

Terimakasih telah membaca artikel ini, semoga bermamfaat. Komentar yang membangun dan bersifat positif anda sangat diharapkan.
EmoticonEmoticon