Hujan Ketenangan


hujna

By : Muhammad Arif
Based on true story
Saat ini, disaat rintik hujan yang menyapa keheningan malam.
Butir-butir kesuciannya membawa keindahan tersendiri, dengan ditemani nada kehidupan disaat mereka menyapa bumi.

Aromanya pun membuat kegelapan malam semakin menjadi misteri.

Daun rindang yang sedari tadi diam tanpa suara mulai menggoyangkan tubuhnya.
Menandakan kegirangan karena sentuhan angin yang membawa kedamaian persahabatan.

Elang yang tertidur di atas puncak gunung pun merasa terhibur dengan sapaan halilintar. Debu yang tadinya membahana sekarang hilang berkelana tanpa jejak kenangan.

Bulan yang dianggap menghilang, ternyata hanya lagi menyusuri awan badai.

Elang sedari tadi terjaga mulai tertidur pulas, karena keindahan nada yang halilintar hadiahkan.

Bunga-bunga pun, suci kembali dengan basuhan air kehidupan dari atap dunia.

Akhirnya sang katak pun mulai bersuara, sebagai tanda mereka juga bersyukur dengan hadirnya hujan.

Wahai air kehidupan dari atap dunia, daun rindang yang mulai hilang kesedihannya, angin yang datang dengan membawa kedamaian, elang yang dikenal dengan kewibawaan, debu yang mulai berkelana, bulan yang sangat dikenal dengan kebijaksanaan, bunga yang tak pernah lelah berkorban, katak yang tak pernah mengeluh dengan kesendirian, juga halilintar yang membisikkan rahasia terdalam dan malam yang dikenal dengan tempat ribuan misteri kesucian yang takkan pernah hilang dengan adanya kehinaan yang iblis hantarkan.

Malam ini kalian harus menjadi saksi !

Akan gagak yang sedari tadi diam memerhatikan, mulai melihat cahaya ketenangan. Juga lebah yang masih terjaga mulai menyelimuti dirinya dengan tameng demi kehangatan.

Kalian juga yang akan menjadi saksi !!

Diri ini pun mulai merasakan. Betapa banyak waktu yang dilalui tanpa sesuatu yang begitu berarti.

Jiwa-jiwa yang sering dikecewakan, akan kukejar maafnya walau dimulai dari secercah harapan. Akan kupalingkan wajah dari kehinaan yang dibalut indah oleh iblis durjana.

Semoga kalian para-para keindahan malam yang menjadi pilar syair ini, akan terus menjadi pengingat akan niat suci yang hadir dari jiwa yang sering terluka karena kecerobohan.



Artikel Terkait

2 comments

Terimakasih telah membaca artikel ini, semoga bermamfaat. Komentar yang membangun dan bersifat positif anda sangat diharapkan.
EmoticonEmoticon