Puisi Tentang Taman Hati

Kisah Sang Taman Hati

By : Muhammad Arif
Puisi tentang taman hati, based on true story.


*Note : Baca puisi sembari diiringi instrument sendu yang kami sediakan dibawah postingan.

Kesucian Al-Quran membawa keindahan kedamaian bagi jiwa yang dipenuhi kegelapan,
laksana gersang tersirami rintik hujan.

Bait pesan keindahan yang di bawakan merpati putih dengan kebijakannya, membuat hati semakin damai bening layaknya embun yang begitu disanjung atas kesucian.

Andai taman ini selalu berisi dengan keindahan bunga, yang membuat burung bersuka-ria, andaikan taman ini selalu tenang dengan angin kedamaian hingga membawa berkah bagi semua.

Bulan purnama, bintang-bintang bersinar, belaian angin dan kesunyian malam, kicauan burung, senyuman embun, bahkan rintik hujan pun selalu memberikan kisah terindah bagi sang taman.

Tapi apakah daya, terlalu banyak gangguan mencoba merayu di sekitar, terus berusaha membuat taman indah ini menjadi hutan belantara. Mereka rela melakukan segala cara hingga membuat taman sepi tanpa secuil makna.

Apakah taman ini akan mudah untuk dicemari dan terkhianati ?


Dengan bantuan angin kesunyian malam yang selalu membawa kedamaian, embun yang sering membawa senyuman, bulan yang berusaha untuk terus menjaga dari kejauhan, tetesan hujan yang akan selalu membasahi ketika kekeringan datang, bahkan merpati rela mengepakkan sayapnya untuk terus menyampaikan pesan kesuburan.

Dengan adanya mereka, taman ini hanya bisa tersenyum dengan meneteskan air mata kehidupan, terkadang taman ini hanya bisa menangis atas ungkapan kebahagiaan. Dengan adanya mereka, niscaya angin pembawa kesedihan takkan mudah untuk berada di sini.

Sungguh wahai pembawa kehancuran, engkau takkan mudah untuk terus mengusik taman ini. Walaupun terkadang kau dapat memasukinya, yang namanya bulan takkan tinggal diam, hingga mengirimkan angin kesunyian bertemankan embun untuk menghilangakan semua bibit yang kau tanam.

Bahkan jika perlu merpati pun akan terus mengepakkan sayapnya agar engkau tak pernah tenang untuk berada di taman ini.

* Puisi dari dan untuk hati yang imannya sering terbawa angin.

Puisi tentang taman hati

0 Response to "Puisi Tentang Taman Hati"

Posting Komentar

Terimakasih telah membaca artikel ini, semoga bermamfaat. Komentar yang membangun dan bersifat positif sangat diharapkan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel